Posts tonen met het label Bumbu. Alle posts tonen
Posts tonen met het label Bumbu. Alle posts tonen

dinsdag 4 oktober 2016

Menjaga keawetan bumbu kering


bumbu bubuk kering


Bumbu kering sudah menjadi bagian dari isi dapur kita. Mulai dari merica/ lada bubuk kering sampai bawang putih yang sudah digiling dan dikeringkan. Bumbu-bumbu bubuk ini sangat praktis dan seringkali sangat membantu kita dalam proses memasak.

Ada seorang teman yang memberi nama ¨bumbu lempar¨ karena dia memakai bumbu-bumbu kering itu dengan cara melempar. Bagi saya, bukan bumbu lempar melainkan bumbu tabur karena gerakan memberi bumbu kering itu secara menabur.

Beberapa kali, bumbu-bumbu bubuk kering yang masih tersimpan dalam botol itu berjamur atau mengeras. Sayang sekali karena bumbunya masih banyak.

Mengapa bumbu bubuk kering itu berjamur atau mengeras (bawang putih bubuk)? ini disebabkan karena ketika kita menabur bumbu-bumbu tersebut di atas masakan yang beruap. Uap yang mengandung air itu akan menyebabkan bumbunya lembab dan kalau dibiarkan akan menjadikan bumbunya berjamur.

Agar supaya bumbu kering kita tetap terjaga kesegaran dan keawetannya, sebaiknya jangan menaburkan bumbu tersebut di atas masakan secara langsung. Silahkan menuang bumbunya di dalam peralatan dapur seperti sendok sayur terlebih dahulu. Dengan cara memberi bumbu dengan bantuan sendok itu, bumbu kering di dalam botol akan terlindungi dari uap masakan.

Salam hangat,
dp

maandag 19 september 2016

Membuat bumbu utama


Bumbu yang sudah dibekukan


Di kota tempat saya tinggal ada beberapa toko yang menjual aneka daging (butcher). Ada 5 tukang daging Turky dan 2 yang dimiliki orang Belanda. Kadang saya akan membeli daging di salah satu toko daging Turky yang letaknya di dekat rumah. Daging yang mereka jual lebih segar daripada daging yang dijual di supermarket.

Minggu kemarin ketika saya berbelanja daging untuk BBQ, pemiliknya mennyarankan agar saya membeli daging suwir filet ayam (bagian dari filet). Menurutnya, mereka menyiapkan filet ayam yang sangat banyak untuk pesta pernikahan orang Turky. Harganya 50% lebih murah daripada filet ayam. Setelah saya lihat, saya memutuskan membeli suwiran ayam itu. Keuntungannya, saya tidak perlu mengiris filet, cukup memotong-motong dalam bentuk kubus dan harganya lebih murah.

Oleh karena murah, saya tergoda untuk membeli 2 Kg ayam suwir ekstra tanpa berpikir panjang.
Sesampainya di rumah, barulah perasaan menyesal datang. Bagaimana tidak? lemari koelkast sudah penuh sementara daging ayam sangat banyak (5 Kg).

Setelah selesai menyiapkan daging untuk sate (disimpan dalam koelkast selama 1 malam biar bumbu meresap), saya mendapat inspirasi untuk membuat bahan dasar bumbu (basisnya adalah bawang merah, bawang putih, lada dan garam) dengan ayam.

Bahan:
5 bawang bombay besar (atau bawang merah)
20 siung bawang putih
lada atau mrica secukupnya
Garam secukupnya

Cara:
  • Blender semua bahan bumbu (jangan sampai terlalu halus)
  • Goreng dalam wajan sampai harum baunya
  • Potong-potong daging ayam sesuai selera, masukkan ke dalam bumbu
  • Tunggu sampai air dalam bumbu mengering
  • Biarkan dingin
  • Simpan dalam kantong-kantong plastik khusus untuk freezer
  • Simpan dalam freezer

Bumbu ini bisa dipakai untuk membuat bakmi, misalnya. Tinggal menambah bumbu-bumbu lainnya ketika memasak.



zondag 10 juli 2016

Mengawetkan lombok




Pada suatu hari, suami membawa satu kantong plastik yang berisi bubuk lombok. Salah seorang koleganya membawa bubuk lombok itu dari sebuah negara Afrika. Oleh karena dia tidak menggunakannya, dia memberikannya ke kami. Ketika saya mencobanya, kami sangat terkejut dan tidak bisa lagi mengkonsumsi masakan yang terhidang. Pedas sekali sampai kami tersedak-sedak.

Rupanya lombok kering akan memiliki rasa pedas yang terpusat sehingga kepedasannya lebih tinggi daripada rasa lombok segar.

Silahkan mengeringkan lombok sendiri karena iklim Indonesia yang panas memungkinnya. Pilih dan cuci lombok segar yang tanpa cacat (jangan mengeringkan lombok yang membusuk karena akan berjamur) kemudian jemur di atas tirisan bambu. Bolak balik dengan rutin sampai kering.

Jika memungkinkan, gilinglah lombok kering itu dalam sebuah blender. Tapi jika tidak punya blender, cukup disimpan dalam wadah kering yang kedap udara.

Tips: Sebelum dijemur cuci lombok dengan seksama karena biasanya lombok disemprot dengan zat-zat kimia (obat anti hama, misalnya).

Manfaat lombok




Saya pernah ditanya oleh seseorang tentang penggunaan lombok dalam culiner Indonesia. ¨Mengapa hampir di semua masakan Indonesia menggunakan lombok?¨

Mungkin pertanyaan sederhana itu tidak pernah kita lontarkan karena lombok sudah menjadi bagian keseharian kita. Setiap hari kita mengkonsumsi lombok, baik langsung maupun tidak langsung. Bahkan ada orang yang tidak merasa makan kalau tidak ada lomboknya.

Lombok berasal dari Amerika Selatan dan kemudian tersebar ke seluruh dunia. Ada kemungkinan, penyebaran itu terjadi ketika para pedagang dari Spanyol atau Portugal berlayar dan berdagang ke seluruh penjuru dunia. Saat ini, lombok merah merupakan bumbu yang paling banyak ditanam di dunia. Rupanya, lombok merah ini sangat populer sebagai bumbu.

Menurut majalah Boodschappen (nomer 11 November 2015), bumbu-bumbu yang pedas seperti lombok, mrica dan mosterd selain memberi rasa dan sensasi tersendiri juga memiliki manfaat lain. Bumbu-bumbu pedas itu akan membantu meredakan gejala pilek, menurunkan kadar kolesterol, membantu melancarkan proses pembuangan zat-zat sampah dalam tubuh dan mengandung antioksidan.

Lombok merah mengandung banyak vitamin C juga.

Mari kita lihat lebih lanjut kandungan lombok merah.

Di dalam setiap 100 gram lombok merah terkandung:

Kalori  ................................ 31 gr
Lemak ................................ 0,5 gr
Protein ...............................  0,9 gr
Karbohidrat ........................ 5,8 gr
Serat ................................... 0,6 gr
Kalsium ..............................  7 mg
Fosfor ................................. 20 mg

Vitamin C ........................... 90 mg
Vitamin A ..........................  15 mg

Sumber: Boodscappen, nomer 11 November 2015. Hal. 81.




woensdag 6 april 2016

Kemiri

Kemiri menjadi salah satu bumbu yang banyak dipakai dalam masakan Indonesia, terutama yang saya kenal adalah Jawa. Salah satu masakan yang sering memakai kemiri adalah mie baik mie goreng maupun mie rebus. Kemiri ini akan dihaluskan bersama bumbu-bumbu lainnya seperti bawang merah dan bawang putih.

Setelah mencoba beberapa kali, kini, saya tidak lagi menghaluskan kemiri ketika memasak bakmi goreng. Kemiri yang sudah disangrai cukup dicincang kasar dan dimasukkan bersama bumbu lainnya.

Hasilnya, mie goreng akan lebih memiliki rasa gurih dan lebih menggigit.

Silahkan mencoba.

woensdag 9 maart 2016

Khasiat rempah-rempah: kayu manis, cengkeh dan jahe



Tidaklah mengherankan kalau ratusan tahun yang lalu, orang-orang Eropa berusaha keras mendapatkan rempah-rempah dari bumi Indonesia. Khasiatnya sangat banyak. Lebih dari 400 tahun yang lalu, harga rempah-rempah itu sangat mahal. Bahkan ada istilah peperduur untuk mengatakan sesuatu sangat mahal. Secara harafiah, peper berarti lada/merica dan duur berarti mahal.

Kayu manis digunakan oleh banyak orang tidak hanya untuk masakan tapi bisa juga untuk berbagai hal, seperti parfum. Sebagai bumbu, kayu manis memiliki khasiat yang menghangatkan tubuh,  selain itu juga bahan anti oxidant dan mampu menurunkan kandungan gula dalam darah.

Cengkeh yang harum baunya mungkin lebih memiliki asosiasi dengan rokok kretek. Di banyak negara, cengkeh ini dipakai untuk berbagai tujuan sampai obat-obatan. Cengkeh bermanfaat sebagai bahan yang memperlambat terjadinya sakit, mengandung bahan anti bakteri dan memberi kalsium dan magnesium.

Jahe sebagai bahan minuman yang menghangatkan tubuh. Jahe juga bisa dipakai untuk mencegah infeksi dan menstimulasi kerjanya organ-organ tubuh bagian dalam dan peredaran darah.

woensdag 1 juli 2015

Membuat bumbu kering: bawang putih




Pertama kali mengenal bumbu kering adalah ketika memasak mie intstant. Pernahkah kita membaca isi bumbu kering tersebut? Seandainya kita mau membuat bumbu kering sendiri, bagaimana caranya?

Ketika memasak mie intstant memang kita tidak perlu repot untuk membuat bumbu sendiri. Semua bahan sudah tersedia dan kita tinggal mengolahnya dengan cepat dan mudah. Seandainya kita memiliki bumbu kering sendiri, kita akan bisa menentukan isi dan komposisinya sesuai selera.

Kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang membuat bumbu kering yang bahan dasarnya adalah bawang putih. Mengapa? karena hampir di setiap masakan, bawang putih menjadi bumbu utama. Memang kita bisa membeli bawang putih bubuk (powder) tapi alangkah sehatnya kalau kita bisa membuatnya sendiri.

Cara:

1. Kupas bawang putih
2. Iris bawang putih dengan ketebalan yang sedang
3. Goreng irisan bawang putih sampai matang dan renyah (hati-hati karena bawang putih cepat matang)
4. Dinginkan gorengan bawang putih
5. Tumbuk bawang putih matang tersebut sampai halus
6. Simpan dalam botol kering dan steril







vrijdag 24 oktober 2014

Membuat bumbu kering

Sejak kita mengenal mie instant, tanpa disadari kalau proses memasak menjadi lebih cepat. Mungkin hanya sisi itu yang terlihat. Pernahkah kita berpikir untuk membuat bumbu kering seperti yang ada dalam kemasan mie instant? dengan demikian kita bisa memasak berbagai jenis makanan lainnya dengan cepat.

Pernahkah kita mencoba merasakan dan menganalisa bahan-bahan yang ada dalam bumbu instant itu?
Mari kita mencoba membuat bumbu dasar seperti yang ada dalam bumbu instant.

Bahan yang diperlukan:

1. Bawang putih
2. Kemiri
3. Merica atau lada (peper)
4. Garam

Cara:
1. Haluskan semua bahan bumbu
2. Goreng dengan minyak secukupnya di atas kompor dengan api yang rendah
3. Aduk-aduk dengan sabar sampai bumbu kering
4. Simpan dalam wadah kedap udara yang kering

dinsdag 21 oktober 2014

Membuat bumbu dalam jumlah banyak





Kadang kita akan bisa membeli bahan masakan dengan harga yang rendah di saat musimnya. Sebagai contoh, ketika musim panen lombok. Kita bisa membeli lombok dengan harga yang murah. Atau ketika musim mangga, kita juga bisa membeli mangga dengan jumlah banyak dengan harga yang rendah.

Sebaliknya di saat bukan musimnya, kita terpaksa membeli bahan pangan dengan harga yang tinggi. Ini menunjukkan bahwa harga dipengaruhi oleh musim dan pasokan barangnya.

Kalau kita mau memanfaatkan perubahan itu, kita bisa membuat berbagai keuntungan tersendiri.

Di saat musim lombok, misalnya. Kita membeli lombok dalam jumlah banyak. Kemudian olahlah lombok itu dalam berbagai bentuk bumbu atau sambal.

Demikian juga, ketika musim bawang merah. Belilah bawang merah dalam jumlah yang banyak.

Bulan kemarin, saya membeli sekarung bawang bombay sekitar 15 kg dengan harga yang sangat murah sekali. Selain itu, harga bawang putih juga sangat rendah hanya 1 euro untuk 1 kg.

Kemudian, saya mengolah bawang bombay dan bawang putih itu sebagai bahan dasar bumbu. Selain kedua bahan itu, kita bisa menambah bumbu-bumbu lainnya sesuai kebutuhan. Misalnya kemiri.

Caranya:
1. Kupas bawang bombay dan bawang putih
2. Blender semua bawang dan tambahkan garam secukupnya
3. Goreng dengan minyak secukupnya sampai tercium keharuman bumbunya

Ada 2 cara untuk mengawetkan bumbu dasar tersebut, yakni bumbu basah dan bumbu kering.

Bumbu kering:
1. Goreng bahan bumbu yang sudah halus dengan api yang rendah sampai kering
2. Simpan dalam wadah kedap udara

Bumbu basah:
1. Tempatkan bahan bumbu halus itu dalam kantung-kantung plastik dengan ukuran satu kali masakan
2. Kita bisa memasukkan bahan bumbu itu dalam tempat membuat es batu (sekitar 1 porsi masakan)
3. Simpan dalam freezer (3 bulan masa penyimpanan)

Dengan memiliki persediaan bahan dasar bumbu itu, akan memudahkan kita ketika memasak. Ketika diperlukan, kita tinggal mengambilnya tanpa repot-repot lagi mengolahnya.

zondag 5 oktober 2014

Mengawetkan bumbu kemiri

Kemiri menjadi salah satu bumbu yang sering saya gunakan. Kemiri ini memberi rasa gurih pada berbagai masakan. Agar kemiri tidak cepat rusak dimakan ngengat dan rasa gurihnya bertambah, saya melakukan beberapa langkah sebagai berikut:

1. Panggang kemiri dalam oven dengan suhu 160 derajat celcius selama 30 menit
2. Dinginkan kemiri itu
3. Simpan dalam wadah dan tutup rapat

Jika kita tidak memiliki oven, gunakan wajan. Caranya:

1. Gorenglah kemiri dengan api paling kecil  tanpa minyak (sangrai) sampai harum
2. Setelah dingin, simpan dalam wadah kering dan tutup rapat

Jika kita tidak memiliki kemiri, kita bisa menggunakan biji hazelnut.

woensdag 24 september 2014

Ketumbar: tips

ketumbar
goreng ketumbar tanpa minyak


Siapa yang tidak mengenal ketumbar? jenis bumbu ini banyak dipakai dalam berbagai masakan.
Kalau kita membeli ketumbar, kadang kita akan kesulitan untuk menghaluskannya. Selain itu, seringkali ketumbar ini akan rusak dimakan ¨ngengat¨atau hewan-hewan kecil dan kadang bumbu ini berjamur. Untuk mengatasi permasalahan itu, saya memiliki beberapa langkah sebagai berikut:

1. Goreng sangrai ketumbar (tanpa minyak) sampai tercium keharuman ketumbarnya.
2. Haluskan ketumbar matang (lebih mudah menghaluskan ketumbar matang daripada ketumbar mentah)
3. Masukkan ke dalam botol bersih dan tutup dengan baik.
4. Simpan dalam lemari (jauhkan dari sinar matahari langsung)

haluskan ketumbar