Posts tonen met het label panganan. Alle posts tonen
Posts tonen met het label panganan. Alle posts tonen
zaterdag 4 november 2017
Ketan serundeng
Meskipun sebenarnya mau mencoba mengurangi asupan nasi dan makanan berbasis beras, tapi lidah dan selera nasi tetap kuat. Seringkali keinginan untuk menikmati makanan tradisional yang dulu terasa biasa itu kini sering muncul kembali.
Setelah membuat lemper, keinginan dan rasa kangen akan ketan serundeng muncul. Demi memenuhi rasa kangen itu, saya mencoba membuatnya sendiri.
Bersyukur di Belanda ini, semua bahan bisa dibeli dengan mudah dan dengan harga yang relatif murah. Sayang sekali, bahan-bahan pangan itu biasanya diimport dari Thailand.
Memang agak repot untuk memenuhi rasa ¨pengin¨. Tapi setelah makanan itu, matang, rasanya puas sekali ...
zaterdag 14 oktober 2017
Resep kue lumpur labu kuning
Di akhir musim panas, tanaman labu menghasilkan buah yang luar biasa banyak. Sangat luar biasa. Bagaimana tidak? dari 1 biji, tanaman itu menghasilkan buah labu lebih dari 10 buah. Saya memiliki 6 tanaman sehingga buah labu yang dipanen sangat banyak.
Buah labu itu saya bagikan ke teman dan sanak saudara. Mereka bahagia, saya juga senang.
Buah labu ini bisa kita simpan dalam kurun waktu yang cukup lama. Syaratnya adalah jangan sampai disimpan dalam ruangan yang lembab karena akan menyebabkan labu berjamur. Selain itu, buah yang disimpan bersih dan tidak cacat.
Buah labu ini, bisa kita olah dalam berbagai resep. Salah satu resep yang kami suka adalah resep kue lumpur. Mengapa? untuk membuat kue ini sangat mudah dan kuenya sangat lembut dan enak.
Resep kue lumpur labu kuning
Bahan:
- 1 kg labu kuning.
- 200 gram butter atau margarine
- 5 butir telur
- 200 gram tepung terigu
- 250 gram gula
- Kismis untuk penghias kue
Cara memasak:
- Bersihkan dan potong-potong dalam bentuk dadu. Kita bisa makan kulitnya dan dari kulitnya, akan memiliki warna yang lebih menyala. Kukus sampai matang kemudian haluskan, bisa dengan ulekan atau blender. Dinginkan
- Kocok gula dan butter sampai lembut dan creamy kemudian masukkan telur satu per satu, kocok terus sampai telur habis dan adonannya lembut
- Masukkan labu kuning yang sudah halus ke dalam adonan telur
- Tuangkan ke dalam cetakan kue lumpur atau cetakan kue muffins (cetakan bisa dioles dengan minyak goreng atau gunakan cupcakes kertas)
- Hiasi kue dengan kismis
- Panggang di dalam oven dengan suhu 160 derajat celcius selama 30 menit atau sampai matang.
dinsdag 18 oktober 2016
Appel taart
Ketika musim gugur tiba, kami bisa memanen apel di kebun. Selain dimakan langsung, kami juga membuat apple pie atau appel taart. Berikut ini adalah resepnya.
| apel dari kebun sendiri |
| Cp suka membuat adonan |
Bahan kulit:
- 300 g terigu
- 100 g gula pasir
- 0.5 sendok teh garam
- 200 g butter dingin
- 1 telur
- 2 sendok makan air dingin
Isi
- 60 g tepung roti kering (tepung panir)
- 8 appel
- 100 g gula pasir
- 60 g anggur kering (kismis)
- 4 sendok teh kayu manis bubuk
- 1/2 jeruk nipis, peras
- Plastik folie
- Butter untuk mengolesi loyang
- Loyang dengan diameter 22 Cm
- Tepung untuk ditabur di dalam loyang yang sudah diolesi butter
- 1 telur kocok untuk mengolesi apple pie yang siap bakar
Cara membuat:
Bagian kulit
- Siapkan loyang: olesi dengan butter atau margarine kemudian taburi dengan tepung terigu sehingga nantinya pie mudah dilepas.
- Campur tepung terigu, gula dan garam. Potong-potong butter sebesar dadu dan uleni bersama telur, air dan terigu sampai kalis. Simpan adonan dalam folie plastik selama 30 menit di dalam koelkast. Setelah adonan keras, bagi menjadi 2 bagian (2/3 bagian untuk alas dan 1/3 bagian untuk atasan). Bagian 2/3 adonan giling tipis sampai menutupi loyang.
- Letakkan adonan ke dalam loyang dengan hati-hati. Buat irisan kecil di dasar adonan sehingga cairan dari apel bisa keluar. Kemudian taburi dengan tepung panir. Tujuannya adalah agar bagian dasar dari pie tidak basah (lembab).
- Giling sisa adonan untuk menjadi bagian tutup pie
Bagian isi
- Panaskan oven 180 ÂșC
- Kupas apel dan iris tipis, buang bagian dalam apel.
- Campur apel dengan air jeruk nipis, kismis atau anggur kering, gula dan bubuk kayu manis
- Masukkan adonan apel ke dalam loyang dan tekan-tekan sehingga tidak berongga
Bagian tutup
- Iris-iris adonan sebesar sekitar 1,5 cm seperti pita
- Letakkan pita-pita tadi di atas adonan secara melintang dan bertindihan
- Olesi dengan kocokan telur
- Bakar dalam oven selama 60 menit sampai coklat matang
- Dinginkan sebelum dihidangkan
donderdag 31 december 2015
Oliebollen dan appelflap makanan khas malam tahun baru di Belanda
Setiap akhir tahun, supermarket akan menjual berbagai bahan untuk membuat makanan khas, yakni oliebollen dan appelflap. Bahannya adalah tepung terigu yang sudah diberi gist, apel yang masam, kismis, gula halus dan minyak goreng. Banyak juga supermarket yang menjual oliebollen matang, baik yang buatan pabrik maupun yang segar, digoreng langsung.
Selain supermarket, ada baker khusus yang menjual oliebollen. Oleh karena populer, banyak juga kelompok orang yang menjual oliebollen untuk tetangga mereka.
Tapi biasanya, orang lebih suka menggorengnya sendiri. Oliebollen ini kalau di Yogya bisa dibandingkan dengan bolang baling yang dijual di alun-alun utara. Bedanya, bentuk dan kismisnya.
Ibu mertua biasanya menggoreng oliebollen dan appelflap di malam tahun baru kemudian disajikan sebagai makan malam. Kami makan oliebollen bersama dengan keluarga. Biasanya saya hanya mengambil 2 biji saja karena (jujur saja), tidak suka oliebollen. Tahun kemarin, oliebollen yang digoreng ibu mertua tampak tidak sukses, banyak yang gosong. Mungkin karena ibu mertua tidak begitu sehat sehingga hasil masakan beliau kurang bagus. Kami tidak ikut makan bersama. Kami lebih memilih makan di rumah dengan menu biasa (kentang, sayuran dan daging).
Saya dan Cp lebih suka membuat apple pie daripada oliebollen atau appelflap. Appelflap adalah irisan buah apel yang berbalut adonan tepung yang digoreng. Kalau masih hangat, oliebollen dan appelflap akan lebih enak. Biasanya, saya masih bisa menyantapnya. Tapi kalau sudah dingin, malas sekali untuk memakannya. Beda dengan apple pie yang bisa dinikmati setiap saat.
![]() |
| appelflap dan oliebollen |
Pagi ini, kami membuat apple pie lagi. Minggu ini untuk ketiga kalinya. Nanti malam, kami akan membawanya ke rumah mertua sebagai oleh-oleh.
Selamat menyambut datangnya tahun baru 2016
dinsdag 20 oktober 2015
Mengurangi butter dan gula
Sejak beberapa waktu yang lalu, ketika membuat tart dan kue, saya mengurangi penggunaan butter dan gula. Tidak terlalu drastis penurunannya tapi cukup untuk mengurangi asupan gula dan butter.
Sebagai contoh, ketika membuat apple pie minggu kemarin, saya mengurangi 50 gram butter dari berat seharusnya 150 gram. Kemudian, saya juga mengurangi 25 gram gula dari 50 gram. Untuk menambah rasa manis, saya memperbanyak anggur kering dan sedikit madu. Ternyata, pengurangan butter dan gula tidak mengurangi rasa appel pie.
dinsdag 23 december 2014
Cooking with the kids: Cookies
Seperti biasanya, kami membuat cookies menjelang hari Natal.
Cp menyiapkan sendiri semua bahan cookies.
Sejak pagi dia membuka dan mencari resep di buku masaknya.
Kemudian, dia menimbang dan menakar semua bahan.
Semua perlengkapan dia taruh di atas meja.
Setelah itu, dia mencampur dan menguleni bahan cookies.
Setelah adonan cookies tercampur rata, dia menyimpannya di dalam koelkast selama 30 menit agar keras.
Adonan kemudian dia giling rata dengan sebuah gilingan yang terbuat dari batu marmer
Mencetak cookies
Saya menyimpan cetakan mainan Cp yang dulu dia pakai untuk membuat berbagai macam figur dari clay
Di saat-saat tertentu, cetakan itu dia pakai untuk membuat cookies dengan thema kanak-kanak.
Kali ini, dia mengambil cetakan dengan thema natal, yakni bintang, pohon natal dan hati.
Cp mencetak cookies dengan hati-hati dan kelihatan lebih trampil.
Setelah dia membuat icing dan mengoleskannya di atas cookies, dia masukkan tray ke dalam oven.
Dan ... hasilnya sungguh sedaap.
I am really proud of you, Cp ...!
Cookies itu akan dia bagi ke oma en opa serta tante en oom di hari natal besok.
dinsdag 16 december 2014
Apem
Dalam tradisi kebudayaan Jawa, biasanya persiapan kehadiran bulan Ramadhan telah dilaksanakan sejak sebulan sebelumnya, yang dalam penanggalan Jawa jatuh pada bulan Ruwah (disadur dari kata Arab, arwah, yaitu jiwa orang yang sudah meninggal). Dalam pemahaman Jawa, kata Ruwah terkait dengan roh. Bulan Ruwah kemudian dipercaya sebagai saat yang tepat untuk ngluru arwah atau mengunjungi arwah leluhur.
Selama bulan Ruwah itu masyarakat Jawa mengadakan upacara Nyadran (berasal dari kata Sraddha), mengunjungi makam leluhur untuk membersihkan makam dan menabur bunga. Upacara Sraddha ini sudah dilakukan sejak jaman Majapahit. Dalam bukunya yang berjudul Kalangwan, Sejarawan Zoetmulder juga mengisahkan upacara Sraddha pernah dilaksanakan untuk mengenang wafatnya Tribhuwana Tungga Dewi pada tahun 1352. Setelah agama Islam masuk ke tanah Jawa, upacara Sraddha tetap dilaksanakan, namun oleh Sunan Kalijaga dikemas dalam nuansa islami dan suasana penuh silaturrahmi yang diadakan tiap bulan Ruwah.
Ritual slametan Nyadran pada tiap-tiap daerah di Jawa dilaksanakan dengan berbagai cara yang berbeda. Masyarakat pedesaan Jawa umumnya menyelenggaran upacara Nyadran secara umum (komunal) yang diselenggarakan pada siang hari hingga sore. Masing-masing warga membuat tumpeng kecil yang kemudian dibawa ke rumah kepala dusun untuk sama-sama mengadakan do’a dan makan bersama (kenduri). Ada juga yang langsung dibawa ke makam dan mengadakan do’a bersama di makam.
Menu makanan yang dipersiapkan biasanya berupa nasi gurih dan lauknya. Sebagai sesaji, terdapat makanan khas yaitu ketan, kolak, dan apem. Ketiga jenis makanan ini dipercaya memiliki makna khusus. Ketan merupakan lambang kesalahan (khotan), kolak adalah lambang kebenaran (kolado), dan apem sebagai simbol permintaan maaf (ngapura). Bagi masyarakat Jawa yang tinggal di Yogyakarta dan sekitarnya, makanan ketan, kolak, dan apem memang selalu hadir dalam setiap upacara/slametan yang terkait dengan kematian. Makna yang terkandung dalam sesaji ini adalah agar arwah mendapatkan tempat yang damai di sisi-Nya.
(woman resources centre)
OOOOOO a hem suk ruwah maem apem.
Masih ingat kalimat di atas?
kolak, apem, nyadran menjadi bagian ritual di masa kecilku sampai dewasa.
Di Yogyakarta ketika itu, kami sibuk menyiapkan diri untuk mengenang arwah leluhur. Bersama sanak saudara membersihkan makam-makam leluhur. Kemudian berkumpul bersama, berdoa dan menyantap hidangan yang antara lain adalah apem.
Ternyata di NL ada juga apem, namanya poffertjes. Apem ini biasanya dimakan untuk sarapan. Kami biasanya membeli apem ini di supermarkt.
Sejak hari rabu kemarin, CP sibuk melihat-lihat resep apem di buku masakan dan internet. Kemudian dia membeli bahan-bahannya di supermarket bersama papanya.
Hari minggu siang, dia mencoba membuat apem. Dia membuat adonan sendiri dan aku menyiapkan loyangnya. Setelah loyang panas, dia mengolesnya dengan minyak. Kemudian dengan hati-hati, dia menuang adonan ke loyang.
Setelah aku beri contoh untuk membolak-balik apemnya, dia langsung bisa. Dengan telaten dia memanggang apem sampai ke tetes terakhir. Selama proses memasak, dia mencicipi hasil masakannya.
zaterdag 6 december 2014
Apple Pie
| Apple pie made by Dian |
Tidak ada yang mengalahkan keharuman apple pie atau tart apel dari dapur.
Tart apel buatan sendiri seringkali jauh lebih lezat daripada buatan bakery.
Bersyukur sekali, tart apel buatanku disukai oleh keluarga.
Jadi setiap kali ada keluarga yang datang, saya membuat apple pie.
Sebenarnya kita bisa membuat tart ini dengan menggunakan buah-buahan lainnya.
Misalnya buah mangga yang masih keras.
Kita bisa melihat resep dengan mudah di berbagai situs.
Tips yang saya bisa berikan adalah sebagai berikut:
- Gunakan buah segar yang teksturnya kuat
- Pakai perasan air jeruk nipis agar bisa memberi rasa segar
- Keringkan kismis dengan seksama sehingga tart tidak lembek
- Gunakan butter dengan kualitas bagus sehingga rasa tart nya lebih enak
- Buat alas tart yang lebih tebal sehingga irisan tart akan kuat
- Tusuk alas tart dengan ujung pisau di beberapa tempat sehingga alas tart akan lebih kering
- Beri remahan roti tawar kering (tepung panir) sebelum irisan buah dimasukkan
- Taburi kacang-kacangan renyah sebelum topping dibuat
- Bakar tart dengan waktu 15 menit ekstra
vrijdag 21 november 2014
Lumpia oven
| lumpia oven |
Untuk membuat lumpia atau risoles, saya sangat malas. Kelihatannya ribet: membuat kulit, membuat isi, menggulung dan menggoreng. Kalau kepengin lumpia atau risoles, tinggal membeli di tempat teman Indonesia yang suka membuat dan menjualnya.
Beberapa waktu yang lalu, ada seseorang yang meminta saya untuk membuat lumpia. Ingin menolak permintaan itu, tapi karena hasilnya untuk amal (menggalang dana bagi petani yang memproduksi beras organic di Indonesia), maka saya mengiyakannya.
Setelah berpikir tentang cara mudah membuat lumpia tanpa menggorengnya, saya melakukan uji coba dengan menggunakan oven. Lumayan sekali hasilnya. Renyah, enak dan tidak berminyak ! Beberapa teman dan 2 keluarga sudah mencoba dan menurut mereka, lumpia oven hasil percobaan itu enak.
Bagaimana caranya?
- Buat lumpia seperti biasanya
- Tata di atas nampan oven
- Olesi lumpia dengan minyak secara merata
- Masukkan lumpia ke dalam oven yang telah dipanaskan 200 derajat Celcius
- Setelah 10 menit, ambil nampan dan balik lumpia
- Masukkan lumpia lagi ke dalam oven
- Periksa kembali setelah 10 menit, kalau sudah terlihat renyah, keluarkan
- Hidangkan panas-panas
| olesi lumpia dengan minyak goreng |
| balik lumpia |
P.S. Lumpia oven laris manis dan habis terjual ketika malam penggalangan dana kemarin.
maandag 27 oktober 2014
Happy Onde-Onde
Sejak kecil, aku sangat suka kue onde-onde.
Sekarang kalau sedang kangen Yogya, saya membuat onde-onde sendiri.
Resepnya onde-onde saya othak-athik agar bervariasi
Kali ini, saya tulis resep dasarnya dulu
Lain kali akan saya kirim resep alternatifnya
Salam,
Dian
Resep onde-onde tertawa
Bahan:
Tepung terigu protein sedang/cap segitiga biru 300 gram (pakai tepung terigu biasa juga bisa)
Telur ayam 1 butir
Gula pasir 160 gram
Air 50 ml
Margarin 1 ½ sdm
Baking powder ½ sdt
Soda kue ¼ sdt
Wijen 100 gram
Garam halus ½ sdt
Minyak untuk menggoreng
Cara Membuat:
1. Campur gula pasir, garam dan air, aduk rata. Rebus hingga mendidih dan mengental, dinginkan.
2. Di tempat terpisah, kocok telur dengan margarin hingga rata. Tuang air rebusan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga berbuih.
3. Ayak tepung terigu dengan baking powder dan baking soda. Masukkan ayakan tepung ke dalam kocokan telur. Aduk rata.
4. Ambil satu sendok makan adonan, bentuk menjadi bulatan-bulatan. Lakukan hingga adonan habis.
5. Celupkan adonan yang telah dibentuk ke dalam air. Gulingkan ke atas biji wijen hingga seluruh permukan terselimuti wijen.
6. Panaskan minyak, goreng adonan yang telah dibentuk ke dalam minyak banyak dan panas. Masak hingga onde-onde pecah, matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, tiriskan hingga dingin. Atur di dalam piring saji, hidangkan.
Porsi ± 22 buah
Tips:
- Goreng onde-onde dalam minyak banyak agar onde-onde dapat mengembang dan matang sempurna. Kemas kue setelah dingin agar kue tidak lembab dan cepat berjamur.
- Kita bisa mengganti airnya dengan air jahe. Rasanya akan lebih enak dan berbeda daripada onde-onde biasa.
zaterdag 27 september 2014
Menyelamatkan pisang harimau tutul: resep muffin pisang
| muffins pisang |
Salah satu buah-buahan yang disukai oleh mas bojo dan anakku adalah pisang. Setiap hari, pisang harus tersedia di rumah. Kadang, mereka tidak bisa menghabiskan pisang sehingga pisangnya menjadi sangat matang dan berubah menjadi ¨tiger¨. Istilah ini kami buat karena kulit pisangnya menjadi bertutul-tutul seperti kulit harimau.
Kalau pisang sudah berubah menjadi harimau tutul, mereka tidak mau memakannya. Sayang sekali khan? padahal pisang itu datang dari jauh, dari sebuah negeri di Amerika Selatan sana. Membayangkan para petani yang bekerja keras menanam, merawat dan memanennya. Membayangkan para pekerja yang mengangkut pisang dari ladang ke pabrik. Membayangkan para pedagang. Membayang proses perdagangan sampai ke supermarkt. Berapa energi yang digunakannya?
Agar energi mereka tidak sia-sia, kadang saya menyantap pisang harimau itu sendiri. Kadang saya mengolahnya menjadi muffin.
| masukkan tepung lewat ayakan |
| kocok margarine dan gula hingga lembut |
Resep:
Bahan:
125 gr tepung gandum
75 gr gula pasir
75 gr margarine (butter)
3 butir telur
1 sdt baking powder
sedikit garam
50 gr anggur kering/kismis (kalau tidak punya bisa diganti kacang cincang atau sukade), rendam dalam air mendidih dan setelah empuk, peras sehingga airnya hilang.
Cara:
1. Kocok gula pasir dan margarine sampai lembut dan creamy.
2. Kocok telur sampai mengental di wadah yang lain. (cara terpisah ini saya lakukan karena kalau mengocoknya setelah adonan pertama selesai kadang tidak bisa menghasilkan adonan yang bagus)
3. Campur gandum dan baking soda secara merata
4. Campurkan adonan 1 dan adonan kedua secara hati-hati, masukkan garam.
5. Masukkan tepung ke adonan 4. (Tepung dimasukkan lewat ayakan sehingga mudah diaduk di dalam adonan)
6. Masukkan pisang yang sudah dilembutkan (boleh dicincang kalau mau mendapatkan tekstur pisang)
7. Masukkan kismis
8. Masukkan adonan ke dalam cetakan muffin
9. Masukkan ke dalam oven yang sudah dipanaskan terlebih dulu. 160 derajat celcius selama 45 menit.
Abonneren op:
Posts (Atom)











